Jakarta - Polisi serius mendalami kasus pengiriman peti mati yang menghebohkan Jakarta kemarin pagi. Hingga kini Polsek Tanah Abang telah memeriksa 8 saksi, 6 orang dari perusahaan Buzz & Co dan 2 orang lainnya merupakan saksi pelapor.
CEO Buzz & Co Sumardy Ma hingga kini masih berstatus saksi. Namun kepastian statusnya akan ditentukan siang nanti.
"Status yang bersangkutan akan ditentukan pukul 14.00 WIB, setelah 1 x 24 jam pemeriksaan. Sampai saat ini kita masih periksa yang bersangkutan. Kita juga masih memeriksa saksi-saksi," ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Johanson R Simamora saat dihubungi, Selasa (7/6/2011).
Dia menambahkan, hingga kini sudah ada 8 saksi yang diperiksa. "6 Karyawannya dan 2 saksi pelapor dari Kompas dan PT Orang Tua," sambung Johanson.
Menurutnya, pelaporan pihak kompas disampaikan oleh petugas keamanan Kompas. Petugas itulah yang menerima paket berisi peti mati itu pada Senin (6/6) kemarin.
"Dia yang menerima paket tersebut. Dia kan bagian dari pengamanan Kompas," tambah Johanson.
Sejauh ini dari keterangan sejumlah saksi, perbuatan Sumardy mengarah ke perbuatan tidak menyenangkan. Karena itu Sumardy bisa dijerat dengan pasal 335 KUHP ayat 1 tentang perbuatan tidak menyenangkan. Polisi belum melihat unsur menebar ancaman atau teror atas ulah Sumardy Cs.
Selain Polsek Tanah Abang, Polsek Kebon Jeruk juga melakukan pendalaman kasus ini. Polisi telah meminta keterangan 7 orang, yakni 3 sopir yang membawa peti mati, 2 karyawan perusahaan Buzz & Co dan 2 orang dari RCTI selaku penerima paket. Dari keterangan pihak-pihak tersebut, polisi akan mendalami ada tidaknya unsur pidana.
Sumardy mengaku pengiriman peti mati ini selain dalam rangka meluncurkan buku juga
meluncurkan perusahaan marketingnya. Kemarin pagi Sumardy dan tim-nya merancang pengiriman ke 100 orang. Sejumlah perusahaan media juga mendapat kiriman ini, tak terkecuali detikcom.
Di dunia Twitter, Sumardy cukup populer dengan akun @sumarketer. Dia menjadi salah satu mentor di #akademiberbagi untuk kelas digital social media academy (DSMA).
(vit/ndr)
Pengikut
Total Pengunjung
About Me
- dpdpartaigaruda_jatim
- Partai Garuda adalah partai yang didirikan oleh para pemuda yang mempunyai kepedulian terhadap Bangsa dan Negara Indonesia. Tujuan didirikannya Partai Garuda adalah : * Terwujudnya cita-cita nasional bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. * Terwujudnya masyarakat demokratis yang adil dan sejahtera serta berkeyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa, mencintai tanah air dan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. * Mewujudkan masyarakat kedaulatan rakyat dalam berdemokrasi, yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan hukum yang berlaku. * Mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. Untuk mencapai tujuan diatas, Partai Garuda menyelenggarakan berbagai kegiatan antara lain pendidikan politik dan demokrasi, pengembangan seni-budaya, pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat dan memberikan alternatif solusi terhadap berbagai persoalan bangsa dan negara. Salam GARUDA...
Blog Archive
Popular Posts
-
Jakarta (ANTARA) - Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya memutuskan penentuan ambang batas perolehan suara partai politik atau ...
-
INILAH.COM, Jakarta - Iklan politik Partai Demokrat saat musim kampanye Pemilu 2009, yang menggembar-gemborkan partai itu sebagai partai y...
-
VIVAnews - Istri mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Neneng Sri Wahyuni, yang diduga terkait kasus korupsi di Kementerian Tenaga Kerja...
-
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) telah membatalkan pasal 51 ayat 1 UU No 2/2008 tentang Partai Politik mengenai verifikasi. Meski begitu,...
-
Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamingkubuono X, mundur dari Nasional Demokrat (Nasdem). Dia tak setuju Nasdem jadi partai politik. Menurut Su...
-
JAKARTA--MICOM: Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) menilai Rancangan Undang Undang Pemilu diskriminatif karena hanya menguntungkan ...
-
JAKARTA--MICOM: Penanganan kasus surat palsu Mahkamah Konstitusi akan menjadi pertaruhan kredibilitas kepolisian. Demikian disampaikan ol...
-
JAKARTA--MICOM: Penyidik Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Polri pekan depan mengkonfrontir 27 saksi dan satu tersangka kasus pemal...
-
...
-
Tak hanya Utah dan Virginia, ”gerakan” kembali ke koin emas dan perak terus merambah ke sekujur daratan AS, wajah sistem ekonomi Amerika ...

